fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

Inflasi Tokyo Naik, Menjaga BoJ Tetap pada Jalur Kenaikan Suku Bunga

Inflasi Tokyo Naik, Menjaga BoJ Tetap pada Jalur Kenaikan Suku Bunga

Yen Jepang mencatatkan kenaikan yang signifikan pada hari Jumat. Dalam perdagangan sesi Eropa, USD/JPY diperdagangkan di 150,53, turun 0,33% pada hari ini.

Inflasi Inti Tokyo Mempercepat Laju ke 2,4%, Lebih Tinggi dari yang Diprakirakan

Inflasi di ibu kota Jepang pada bulan Februari mempercepat laju. IHK Inti Tokyo, salah satu indikator inflasi yang paling penting, naik ke 2,4% y/y, naik dari 2,2% di bulan Januari dan di atas prakiraan pasar 2,2%.

IHK Tokyo naik ke 2,9%, naik dari 2,8% di bulan Januari tetapi di bawah estimasi pasar 3,1%. Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh kenaikan harga beras, yang telah melonjak 90% selama setahun terakhir.

Ini adalah bulan kelima berturut-turut inflasi umum dan inti tetap di atas target 2% Bank of Japan, mendukung argumen bank sentral akan terus menaikkan suku bunga. BoJ telah berhati-hati dan mempertahankan suku bunga sebelumnya bulan ini, mengutip ketidakpastian dalam ekonomi global.

Sebelumnya pekan ini, Gubernur BoJ, Kazuo Ueda, mengatakan bahwa lonjakan inflasi baru-baru ini didorong oleh faktor temporer seperti biaya impor yang lebih tinggi dan harga makanan, yang bukan alasan untuk memperketat kebijakan. Namun, Ueda memperingatkan bahwa jika percepatan harga makanan dan lainnya terbukti bersifat luas, BoJ harus merespons dengan kenaikan suku bunga.

Ueda telah mengirimkan sinyal kuat soal kenaikan suku bunga lainnya tetapi belum menentukan jadwal. BoJ akan melakukan pertemuan berikutnya pada 1 Mei dan pasar uang telah memperhitungkan peluang 27% kenaikan seperempat poin.

Ringkasan Opini BoJ Mengindikasikan Kekhawatiran terhadap Inflasi

Yang menutupi laporan inflasi Tokyo adalah rilis Ringkasan Opini BoJ dari pertemuan Maret.
Anggota-anggota yang hawkish mencatat bahwa tekanan inflasi meningkat dan kenaikan harga makanan dapat memiliki dampak signifikan pada inflasi pokok, sementara anggota-anggota yang lebih dovish fokus pada risiko-risiko pada ekonomi Jepang akibat kebijakan tarif AS. Inti dari diskusi adalah bahwa BoJ mungkin belum menetapkan tanggal untuk menaikkan suku bunga dan tetap dalam mode tunggu dan lihat.

Teknis USD/JPY

  • USD/JPY sedang menguji support di 150,75, diikuti oleh support di 15,035.

  • 151,45 dan 151,85 adalah resistance berikutnya.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.





Hak cipta ©2025 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.