- Harga Emas mencapai $3.100 pada Senin pagi, rekor tertinggi baru dan terus naik.
- WSJ melaporkan kemungkinan tarif Trump yang lebih tinggi dan lebih luas pada 2 April, menjatuhkan Dolar AS dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS.
- Pullback mungkin akan terjadi pada harga Emas karena RSI harian tetap sangat jenuh beli.
Harga Emas terus rally dalam perdagangan sesi Asia pada hari Senin, mencatat rekor tertinggi baru jauh di atas level $3.100. Para pembeli Emas tetap tidak terpengaruh karena meningkatnya kekhawatiran akan potensi perang dagang global dan dampak ekonominya.
Harga Emas Mencapai $3.100 untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah
Minat beli terhadap harga Emas tetap tak terbendung, dengan pasar bergegas mencari aman dalam penyimpan nilai tradisional di tengah spekulasi di seputar rencana tarif Presiden AS, Donald Trump, pada 'Hari Pembebasan', 2 April.
Laporan terbaru dari Wall Street Journal (WSJ) menyoroti bahwa Presiden AS, Donald Trump, dapat menargetkan tarif timbal balik yang lebih tinggi dan lebih luas pada hari Rabu, mendorong aset-aset berisiko ke dalam ketidakpastian sementara memperkuat safe-haven pamungkas harga emas.
"Para penasihat telah mempertimbangkan untuk memberlakukan tarif global hingga 20% yang akan berdampak pada hampir semua mitra dagang AS," WSJ melaporkan.
Pasar khawatir terhadap risiko yang mengintai dari perang tarif global yang sepenuhnya, yang kemungkinan akan terjadi setelah tarif timbal balik Trump. Ini dapat memperburuk tekanan inflasi, yang mengarah ke stagflasi.
Kekhawatiran yang meningkat terhadap potensi stagflasi di Amerika Serikat (AS) sangat membebani Dolar AS (USD) dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, memungkinkan harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil untuk mencapai rekor tertinggi baru.
Namun, potensi kenaikan lebih lanjut dalam harga Emas dapat dibatasi jika para pedagang memilih untuk merealisasikan keuntungan dari rally rekor sebelum pengumuman tarif oleh Trump pada hari Rabu.
Data AS yang dirilis tetap ringan di awal minggu, meninggalkan harga Emas dalam ketidakpastian sentimen pasar yang luas dan ekspektasi tarif Trump.
Analisis Teknis Harga Emas: Grafik Harian
Aksi jual teknis dalam harga Emas juga tidak dapat dikesampingkan karena para pembeli telah mencapai target ascending triangle yang diukur di $3.080, Jumat lalu.
Selain itu, Relative Strength Index (RSI) 14-hari sedang tren di wilayah jenuh beli yang tinggi di atas 75, yang mengharuskan kehati-hatian para pembeli.
Jika koreksi terjadi, support terdekat terlihat di terendah dalam perdagangan harian di $3.077, di bawahnya, batas psikologis $3.050 akan diuji.
Jika momentum jual meningkat, terendah 26 Maret di $3.012 dapat membantu para pembeli.
Sebaliknya, jika para pembeli mempertahankan kendali, target berikutnya di sisi atas terlihat di ambang $3.150.
Peluang beli baru akan muncul di atas level tersebut, membuka jalan untuk tren naik baru menuju level angka bulat $3.200.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Analisa Terkini
Pilihan Editor

AUD/USD Mencatatkan Kenaikan Moderat di Atas 0,6300 saat Tarif Trump Memicu Kekhawatiran Resesi
Pasangan mata uang AUD/USD naik tipis ke sekitar 0,6330 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Dolar AS (USD) melemah terhadap Dolar Australia (AUD) saat tarif perdagangan baru Presiden AS, Donald Trump, yang memicu kekhawatiran terhadap resesi global.

Valas Hari Ini: Powell dan NFP AS Akan Menjadi Pusat Perhatian
Indeks Dolar AS (DXY) hampir sepenuhnya memudarkan rally Oktober-Januari, mundur ke terendah multi-bulan di terendah 101,00an di tengah penurunan yang sama jelasnya pada imbal hasil AS di seluruh kurva.

Prakiraan Harga EUR/USD: Yang Selanjutnya di Sisi Atas adalah Puncak 2024 di Atas 1,1200
Euro (EUR) sekali lagi menemukan pijakannya, melampaui level 1,1100 terhadap Dolar AS (USD) untuk pertama kalinya sejak Oktober 2024. Memang, EUR/USD naik ke wilayah 1,1150—tertinggi multi-bulan—di tengah tekanan ke bawah yang tajam pada Greenback, mendorong Indeks Dolar AS (DXY) ke terendah 101,00-an saat para investor terus mencerna "Hari Pembebasan" Presiden Trump.

Deteksi level-level utama dengan Technical Confluence Detector
Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan Technical Confluence Detector. Alat ini mendeteksi pertemuan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.

Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet
Jadilah trader yang cerdas dan gunakan grafik interaktif kami yang memiliki lebih dari 1500 aset, suku bunga antar bank, dan data historis yang luas. Ini merupakan alat profesional online wajib yang menawarkan Anda platform waktu riil yang dapat disesuaikan dan gratis.